Nanga Solusi Digital

QRIS untuk pedagang kecil: apa saja yang perlu disiapkan

Panduan usaha1 menit baca

Penjual makanan berapron hijau menyiapkan pesanan di lapaknya

Foto: Adismara Putri Pradiri di Unsplash

Pembeli makin jarang membawa uang tunai. Panduan singkat mendaftar QRIS, memasangnya di lapak, dan menghindari bukti transfer palsu.

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia. Dengan satu kode QRIS, pedagang bisa menerima pembayaran dari berbagai aplikasi bank dan dompet digital. Pembeli tidak perlu memakai aplikasi yang sama dengan pedagang.

Kenapa perlu menerima QRIS

  • Pembeli yang tidak membawa uang tunai tetap bisa belanja.
  • Tidak perlu menyiapkan uang kembalian dalam jumlah banyak.
  • Uang langsung masuk ke rekening, tercatat, dan lebih aman daripada disimpan di laci.
  • Riwayat transaksi bisa menjadi catatan penjualan, bahkan bisa membantu saat mengajukan pinjaman usaha. Pastikan juga usaha Anda sudah punya NIB.

Cara mendaftar

QRIS bisa didaftarkan melalui bank atau penyedia dompet digital yang sudah menjadi penyelenggara resmi. Banyak di antaranya menyediakan pendaftaran lewat aplikasi. Persyaratan tiap penyedia berbeda, tetapi umumnya meliputi:

  • KTP pemilik usaha.
  • Nomor rekening atau akun dompet digital atas nama pemilik.
  • Foto tempat usaha atau lapak.
  • Nama usaha dan alamat.

Ada biaya layanan (MDR) yang dipotong dari setiap transaksi, dan untuk usaha mikro ada ketentuan keringanan. Besarannya bisa berubah, jadi tanyakan ketentuan terbaru ke penyedia yang Anda pilih sebelum mendaftar.

Memasang kode QR di lapak

Cetak kode QR dengan ukuran cukup besar dan tempel di tempat yang mudah dijangkau kamera ponsel pembeli, misalnya di etalase atau dinding dekat tempat membayar. Lapisi dengan plastik agar tidak rusak terkena air atau minyak. Satu lagi: pastikan tidak ada kode QR lain yang ditempel di atasnya tanpa sepengetahuan Anda.

Waspada bukti transfer palsu

Modus yang paling sering terjadi adalah pembeli menunjukkan layar "pembayaran berhasil" yang ternyata tangkapan layar lama atau hasil suntingan. Jangan berpatokan pada layar ponsel pembeli. Selalu cek notifikasi di ponsel atau perangkat Anda sendiri sebelum pembeli pergi.

Artikel lainnya

Ingin jadi pengguna awal Nanga POS?

Kirim nama usaha dan kota Anda. Kami akan menghubungi saat Nanga POS siap dicoba, dan pengguna awal mendapat pendampingan pemasangan gratis.

Kirim email